Plagiat oh plagiat

 Pada saat saya mendesain blog saya, sudah saya rencanakan jauh hari, akan menjadi sangat berbeda bila dibandingkan dengan jempolkaki yang saya buat 2005 lalu.

Pun itu bisa dilakukan bila pekerjaan saya di singapura menurun dan tidak sehectic saat audit berlangsung.
Blog-blog tersebut akan menjadi 2 paradox seperti air dan api yang bermain cantik dalam percaturan aksara.

Teh dan kopi, lelaki dan perempuan, english and bahasa, lembut dan keras.

Malam tadi tiba saatnya saat saya menuliskan descripsi blog ini, sebuah puisi gubahan zincpto seorang admin miq33 angkatan pertama dari indonesia, dan betapa terkejutnya saya saat meluncur di mesin pencari, Ternyata puisi tersebut di catut ke dalam blognya fulan bin fulan
tanpa menyebutkan sumber sang empu.

Sekarang saya tau bagaimana perasaan imam yang tulisannya sering dibajak hingga dituliskan ke dalam buku dan tak mendapatkan royalty walau secuil upil.

No comments