Gambar pintu wc umum yang tidak sengaja terdelete

 
 Di kutip dari sebuah blog jempolkaki yang telah lama saya delete


Sabtu lalu saya bersama teman pergi ke suatu daerah di Jakarta pusat… entah kenapa kami bertiga ‘kebelet’ pipis… hehehe… kompak ni ye…
Dan kami menemukan sesuatu yang pantas untuk ditertawakan.
Pada sebuah tembok (atau) pintu di wc umum itu terpampang jelas nama dan nomer handphone dari… hihihihi… puluhan gay… hahahaha…
Sebenarnya nggak penting sih… tapi kami pun nggak muna… kami bertiga turut berpartisipasi dalam mengisi ‘daftar hadir’


Ada beberapa lelucon yang dilontarkan teman2 saya setelah membaca ‘iklan baris’ ditembok, mungkin tidak lucu bagi anda2 tapi toh teman saya tertawa terbahak2… mohon maaf bila saya tidak menulisnya secara sopan… apa adanya aja…

Kutip:
‘…jo, lo bisa bayangin nggak pas ada orang yang berak di wc ini trus ngebaca tulisan di pintu… -homo ganteng suka disodok, butuh k***ol gede…blablabla…telp aja ke…blablabla. Pas tai-nya keluar trus dia ketawa eh tai-nya masuk lagi… mwahahaha.

berkali-kali teman saya berkata… tempat apa sih ini? Gokil benget? Nista banget ya nyari soul-mate di tempat kayak gini? Dan blablabla nggak penting lainnya.

Pernah, pada sebuah kos yang nyaman, kami membahas (lagi) sebuah issue yang sampai saat ini belum terpecahkan… (selain how-old-is-old) yaitu how to find your man in the right place? So, what is the definition of ‘the right place’? Due we (us) always find them in all the wrong places, if we can define ‘the wrong place’ and ‘the right place’, can there be ‘the perfect place’? And the most important is can there be ‘the perfect man’?

Saya hanya berdiri termenung didalam sebuah wc umum beraroma tujuh rupa, mengamati dua teman saya yang terpingkal-pingkal saat membaca iklan baris milik seseorang yang bernama somat, yang dengan begitu puitis mendeskripsikan keindahan lekuk burungnya –yang menurut somat; aerodinamis- apa coba…???

Hiks… inikah the wrong place?
Sigh… inikah the right place?
Persetan dengan right or wrong,
Menurut saya tempat ini adalah lelucon dan saya butuh tertawa…

No comments